Minggu, 01 Juli 2012

MANUSIA DAN HARAPAN




A.    Pengertian Harapan
Setiap manusia mempunyai harapan, harapan harus berdasarkan pada kepercayaan. Tercapai atau tidaknya tergantung pada usaha orang tersebut. Harapan adlah sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Perbedaan antara harapan dan cita- cita, harapan sesuatu yang diinginkan tidak terlalu muluk/ tinggi sedangkan cita- cita merupakan keinginan yang tinggi. Adapun demikian harapan dan cita- cita meiliki persamaan diantaranya :
1.      Keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud
2.      Pada dasarnya harapan ddan cita- cita merupakan keinginan seseorang untuk menjadi lebih baik
B.     Alasan Manusia Memiliki Harapan
Alasan yang mendorong sesorang untuk hidup bersosialisasi :
1.      Dorongan Kodrat
Kodrat merupakan keadaan yang sudah ada pada setiap manusia sejak ia diciptakan oleh Tuhan. Contohnya menangis, tertawa, berpikir, berkata dan lain- lain. Dorongan kodrat menyebabkan seseorang memiliki harapan.
2.      Dorongan Kebutuhan Hidup
Kebutuhan hidup terdiri atas kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani. Dalam upaya memenuhi kebutuhannya, manusia saling bekerja sama hal ini dikarenakan kemampuan yang dimiliki terbatas.
Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya, harapan/ kebutuhan manusia adalah:
a.       Kelangsungan hidup ( Survival )
Kebutuhan kelangsungan hidup terlihat sejak lahir. Setiap individu pasti memerlukan sandang, pangan dan papan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut individu dituntut untuk bekerja keras dalam usahanya.
b.      Keamanan
Setiap individu pasti memerlukan keamanan, karena manusia tidak pernah luput dari bahaya. Rasa aman tidak harus diwujudkan dalam bentuk yang nyata, melainkan secara moral pun seseorang dapan meberikan rasa aman. Rasa aman yang paling kuat adalah rasa aman yang diperoleh karena keyakinan kepada Tuhan yang selalu melindungi umatnya.
c.       Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai
Dengan seiring pertumbuhan seseorang maka akan tumbuh pula kesadaran akan hak dan kewajiban.
d.      Status
Status merupakan hal yang penting, karena dengan status seseorang tau siapa dirinya. Hpada umumnya harga diri seseorang dilihat dan ditentukan dari statusnya..
e.       Perwujudan cita- cita
Setiap manusia berharap diakui keberadaanya, sesuai dengan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Pada saat itu manusi mengembangkan bakat / kepandaiannya agar diakui keberadaanya.
C.     Kepercayaan
Kepercayaan berasal dari kata percaya yang artinya mengakui/ meyakini akan kebebaran. Kepercayaan sendiri adalah hal- hal yang berhubungan dengan keyakinan akan kebenaran. Contohnya pengetahuan, pengetahuan tidak berasal atas hasil pemikiran sendiri melainkan dapat diperoleh dari orang lain hal itu timbul karena adanya keprcayaan untuk kebenaran pengetahuan tersebut.
Kebenaran merupakan hal yang penting bagi manusia. Kebenaran merupakan pusat dari segala pikiran, sikap dan perasaan. Jika sesuatu dilakukan bukan berdasarkan kebenaran maka akan berdampak negatif bagi diri sendiri maupun orang lain. 
Menurut Dr. Yuyun Suriansumantri, ada 3 teori kebenaran, yaitu :
1.      Teori koherensi atau konsistensi
Yaitu suatu pernyataan yang dianggap benar bila pernyataan tersebut bersifat konsisten dengan pernyataan- pernyataan sebelumnya yang dianggap benar.
2.      Teori Korespondensi
Teori yang menjelaskan bahwa suatu pernyataan benar bila materi pengetahuan yang dikandung penyataan itu berhubunhan dengan obyek yang dituju  oleh pernyataan tersebut.
3.      Teori Pragmatis
Kebenaran suatu pernyataan diukur dengan kriteria apakah pernyataan terssebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis.


D.    Jenis- jenis Kepercayaan dan Usaha untuk Meningkatkannya
1.      Kepercayaan pada Diri sendiri
Percaya pada diri sendiri merupakan hal yang wajib ditanamkan pada diri seseorang.  Kepercayaan pada diri sendiri pada hakekatnya percaya kepada Tuhan.
2.      Kepercayaan kepada Orang lain
Kepercayaan pada orang lain sudah pasti percaya terhadap kata hatunya, perbuatan yang sesuai dengan kata hati, atau terhadap kebenaran.
3.      Kepercayaan kepada Pemerintah
Menurut Prof. Ir. Poedjawiyatna, negara itu berasal dari Tuhan. Segala sesuatu yang terkandung didalamnya Tuhan lah yang mengatur. Sedangkan pandangan demokratis menyatakan bahwa kedaulatan adalah rakyat. Namun jika demikan perseorangan tidak mempunyai hak, ia hanya memiliki kewajiban.
4.      Kepercayaan kepada Tuhan
Rasa percaya ini sangat penting karena merupakan alat yang dapat menghubungkan rasa manusia dengan Sang Penciptanya. Kepercayaan pada Tuhan merupakan kekuatan terbesar yang dimiliki manusia.
Usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan, antara lain :
·         Meningkatkan ketaqwaan pada Sang Pencipta
·         Meningkatkan pengabdian kepada masyarakat
·         Meningkatkan kecintaan kepada sesama
·         Berusaha mengontrol nafsu yang dimiliki
·         Menekan segala perasaan- perasaan negatif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar