Minggu, 01 Juli 2012

MANUSIA DAN KEGELISAHAN




A.       Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang artinya tidak tentram hati, selalu merasa  khawatir, tidak tenang. Kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak   tentram dan selalu merasa kawatir. Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan.
Menurut Sigmund Freud ada tiga macam kecemasan, yaitu :
1.      Kecemasan Obyektif
Kecemasan  tentang  kenyataan adalah suatu  pengalaman perasaan sebagai akibat dari ketakutan akan dunia luar. Bahaya sendiri merupakan keadaan dalam lingkungan seseorang yang mengancam. Kecemasan akibat dari kenyataan yang pernah dialami sangat terasa apabila pengalaman itu mengancam eksistensi hidupnya. Jika seseorang tidak mampu mengatasi kecemasan akan mengakibatkan stress.
2.      Kecemasan Neoritis ( Syaraf )
Kecemasan neoritis timbul karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah.  Menurut Sigmund Freud, kecemasan dibagi menjadi :
a.       Kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan. Kecemasan timbul karena orang takut akan bayangannya sendiri, sehingga menekan dan menguasai ego. Kecemasan semacamini menjadi sifat dari seseorang yang gelisah, yang selalu mengira bahwa sesuatu yang hebat akan terjadi.
b.      Bentuk ketakutan yang tegang dan irrasional. Bentuk khusus dari phobia adalah, bahwa intensitas ketakutan melebihi proporsi yang sebenarnya dari obyek yang ditakutkannya.
c.       Rasa takut lain ialah rasa gugup / gagap atau sebagainya. Reaksi ini munculnya secara tiba- tiba tanpa ada provokasi yang tegas reaksi gugup ini adalah perbuatan neoritis yang sangat menyakitkan dengan jalan melakukan sesuatu yang dikehendaki id/ ego melarangnya.
3.      Kecemasan Moril
Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang. Macam- macam emosi yang dimiliki seseorang antara lain iri, benci, dendam, dengki, gelisah, cinta, marah dan lain sebagainya.
Sebab- sebab Orang  Gelisah
     Sebab- sebab orang gelisah adalah karena orang tersebut takut kehilangan akan hak-           haknya.

Usaha- usaha Mengatasi Kegelisahan
  Mengatasi kegelisahan ini pertama- tama harus dimulai dari diri sendiri, ysitu          dengan bersikap tenang. Dengan ketenangan kegelisahan dapat diatasi dengan           mudah.
B.          Keterasingan
  Keterasingan adalah hal- hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari orang lain. Alasan mengapa seseorang diasingkan adalah karena perilakunya yang tidak dapat diteria atau dibenarkan lingkungannya.
C.          Kesepian
Kesepian artinya merasa sunyi atau lengang. Kesepian sendiri berasal dari kata sepi yang berarti sunyi. Frustasi merupakan salah satu alasan mengapa seseorang merasa kesepian. Kesepian sendiri itu akibat dari keterasingan.
D.         Ketidakpastian
       Ketidakpastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak tau arah yang             jelas. Sedangkan ketidakpastian adalah keadaan dimana seseorang merasa tida pasti dan        tidak tau arah.
·      Sebab- sebab terjadinya ketidakpastian :
1.      Obsesi
Obsesi merupakan adanya pikiran atau perasaaan tertentu yang terus menerus, atau sebab- sebab yang si penderita pun tidak mengetahuinya.
2.      Phobia
Phobia adlah rasa ketakutan yang tidak terkendali, tidak normal, atau kejadian yang tidak diketahui penyebabnya.
3.      Kompulasi
Kompulasi adalah keragu- raguan tentang apa yang telah dikerjakan, seingga ada dorongan yan tidak disadari, yang dilakukan berulang- ulang
4.      Histeria
Histeria adalah neorosa jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental, kekecewaan, pengalaman pahit, kelemahan syaraf dal lain- lain.
5.      Delusi
Menunjukan pikiran tidak beres, karena berdasarkan suatu keyakinan palsu. Seseorang yang mendrita ini tidak manggunkan akal sehat, tidak ada dsar kenyataan dan tidak sesuai dengan pengalaman.



Delusi sendiri terbagi lagi menjadi :
ü Delusi Perkusi             : menganggap keadaan sekitarnya jelek
ü Delusi Keagungan       : menganggap dirinya paling hebat
ü Delusi Melancholis      : merass dirinya bersalah, hina dan berdosa.
6.      Halusinasi
Halusinasi adalah khayalan yang terjadi tanpa rangsangan panca indera. Halusinasi dapat diciptakan melalui sugesti yang diberikan oleh orang lain.
7.      Keadaan emosi
Dalam keadaan tertentu seseorang sangat berpengaruh oleh emosinya. Hal ini dapat dilihat karena nampak pada keseluruhan pribadinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar